Powered By Blogger

Senin, 20 Februari 2012

BONGKAR PASANG LAPTOP HP PROBOOK 4420s

Nah disini saya akan sedikit menjelaskan tentang cara membongkar/merakit laptop HP ProBook 4420s yang saya miliki ini.

Pertama, baut-baut utama pada laptop ini ada di bawah baterai laptopnya, jadi lepas dulu baterainya dan akan terlihat 4 buah baut. Dan bukalah semua bautnya.

Lalu pindah ke bagian depan laptop dan buka penutup speaker seperti pada gambar dengan cara menekan sedikit dan menggesernya ke atas.

Lalu kedua,kita harus membuka keyboard nya dengan cara membuka ke 4 baut yang menempel. (Lihat gambar dibawah)

Setelah itu geser keyboard ke atas untuk membukanya, dan hati-hati karena ada kabel fleksi yang masih menempel pada motherboard. Dan cabutlah kabel itu.




Lalu Ketiga, Kita akan membuka TouchPad nya dengan cara membuka baut-baut yang menempel pada TouchPad. Dan setelah itu kita membukanya dengan cara menekan dan menggeser TouchPad ke kanan


Dan terlihatlah komponen dari laptop ini

Laptop ini menggunakan RAM-DDR3, Berikut cara melepaskan RAM, dengan cara membuka pengait RAM di kedua sisi dan geser ke samping sedikit dan otomatis RAM terlepas sendiri.

Dan untuk melepaskan DVD-ROM dari tempatnya adalah dengan melepas satu baut yang terpasang lalu geser keluar DVD-Rom itu.

Nah di sebelah RAM anda akan melihat penutup yang di dalamnya terdapat CPU,Kipas cooling,dll. Untuk membukanya dengan cara melepaskan baut-baut yang menempel.

Lalu setelah itu buka dan terlihat komponen di dalamnya.

Kamu bisa melepaskan kipas di sini yang bertujuan untuk membersihkan debu yang menempel pada kipas, cara bukanya anda pasti mengerti. Hhe..

Gambar di bawah adalah CPU(CPU nya ada di bawah pelindung logam seperti pada gambar) dan yang warna oranye itu selang untuk membuang panas CPU menuju kipas.
Ini gambar slot PCMCIA

Ini Harddisk jenis eSATA. Berikut cara membuka Harddisk jikalau mau menggantinya dengan harddisk yang kapasitasnya lebih gede, Lepas bautnya dan tarik ke atas Harddisknya.

Sekian saja yang bisa saya jelaskan, maaf bila ada yang kurang dan maaf fotonya kurang bagus.

Note: Saya pun pada saat membongkarnya terjadi kesalahan fatal hanya karena ‘SATU’ baut yang menempel yang saya tidak mengetahuinya. Jadi sebelum kamu mau membongkarnya, saya sarankan untuk mempersiapkan alat-alat yang berguna terlebih dahulu sebelum memulainya.
Semoga Bermanfaat…

Minggu, 22 Mei 2011

Setting IP Address LAN dan INTERNET

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk menset IP Address (IPv4 Address):
 
* Tekan tombol START pada bagian taskbar (posisi di pojok kiri ), sehingga tampil beberapa menu. Seperti pada gambar, pilih dan klik 1 kali pada bagian menu Connect to... dan pilih Show all connection.

* Pada pilihan koneksi yang ada, pilih gambar koneksi dari ethernet card (NIC)yang terhubung ke LAN. dan klik kanan pada gambar tersebut, lalu pilih properties. Maka akan tampil layar settingan Local Area Connection seperti gambar berikut.:


  • Pada layar LAN ini, di bagian this connection uses.... Pilih Internet Protocol (TCP/IP) di posisi paling bawah. Dan klik 2 kali untuk setting. (Dan pada gambar yang dilingkari warna merah, beri tanda check list di situ agar ketika komputer terhubung/putus ke LAN/Internet. Maka gambar icon komputer yang terkoneksi dengan internet memberikan laporan di pojok kanan bawah dekat jam digital bawaan sistem.                              
 
  • Tampilan diatas menunjukkan layar setting Internet Protocol (TCP/IP) yang secara default dialokasikan pada status otomatis atau server DHCP (Dynamic Host Configuration Protocol). Di sini kita akan mencoba mengisi IP Address secara manual (statis). Lihat gambar di bawah ini.

  • Mari kita isi manual, berikut ini penjelasan dari gambar di atas (Seringnya kelas C dan pengisian seperti di bawah ini).
1. IP address diisi dengan angka 192.168.1.xxx
   192.168.1.0 dan 192.168.1.255 sebagai IP yang broadcast. Host (Komputer yang terhubung di LAN) boleh memakai IP Address antara 192.168.1.1 - 192.168.1.254
2. Subnet mask diisi dengan angka 255.255.255.xxx
   Pada kelas C biasanya diisi dengan angka 255.255.255.0 yang berarti per 24 (dari 8 bit + 8 bit + 8 bit yang berada di kiri host). Dalam byte 1.1.1.0 karena 1 byte = 8 bit, jadi dalam bit  11111111.11111111.11111111.00000000 ; rumusnya adalah 2 pangkat n. Hitung yang belakangnya saja (host).
Maka 2^7 + 2^6 + 2^5 + 2^4 + 2^3 + 2^2 + 2^1 + 2^0 = 128 + 64 + 32 + 16 + 8 + 4 + 2 + 1 + 0 = 255
rumusnya : hasil 255 + 1 = 256 - 2 (broadcast) = 254 IP address yang bisa digunakan untuk 254 host pada 192.168.1.1 - 192.168.1.254 ; yang broadcast 192.168.1.0 dan 192.168.1.255
3. Default Gateway diisi dengan angka 192.168.1.1
   Gateway (Pintu untuk keluar). Biasanya server (bisa komputer/ router/ .....) yang memegang kendali keluar (internet) berada pada 192.168.1.1
4. Preferred DNS server diisi dengan angka 202.134.0.155 (konek ke server utama)
   DNS (Domain Name System) telkom pada 202.134.0.155, pada wireless TELKOMHotspot-Free pada 192.168.102.1, dsb...
5. Alternate DNS server xxx.xxx.xxx.xxx (konek ke server lain)
   Alternatif DNS dari DNS yang diatas. Jika DNS yang diatas tidak ditemukan, maka selanjutnya DNS ini yang dicari...


KETERANGAN:
IP address adalah sekumpulan bilangan biner sepanjang 32 bit, yang dibagi atas 4 segmen dan setiap segmen terdiri atas 8 bit. IP address merupakan identifikasi setiap host pada jaringan internet.
IP address dibagi menjadi lima kelas, A sampai E. IP address yang dipakai secara umum dibagi dalam 3 kelas, sementara 2 kelas lainnya dipakai untuk kepentingan khusus. Ini untuk memudahkan pendistribusian IP address ke seluruh dunia.
Kelas A :
- Format : 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh
- Bit pertama : 0
- Panjang Network ID : 8 bit
- Panjang Host ID : 24 bit
- Byte pertama : 0 – 127
- Jumlah : 126 kelas A (0 dan 127 dicadangkan)
- Range IP : 1.xxx.xxx.xxx sampai 126.xxx.xxx.xxx
- Jumlah IP : 16.777.214 IP address pada tiap kelas A
IP address kelas ini diberikan kepada suatu jaringan yang berukuran sangat besar, yang pada tiap jaringannya terdapat sekitar 16 juta host.
Kelas B :
- Format : 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh
- 2 bit pertama : 10
- Panjang Network ID : 16 bit
- Panjang Host ID : 16 bit
- Byte pertama : 128 – 191
- Jumlah : 16.384 kelas B
- Range IP : 128.0.xxx.xxx sampai 191.155.xxx.xxx
- Jumlah IP : 65.535 IP address pada tiap kelas B
IP address kelas ini diberikan kepada jaringan dengan ukuran sedang-besar, yang pada tiap jaringannya terdapat sekitar 65 ribu host.
Kelas C :
- Format : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh
- 3 bit pertama : 110
- Panjang Network ID : 24 bit
- Panjang Host ID : 8 bit
- Byte pertama : 192 – 223
- Jumlah : 2.097.152 kelas C
- Range IP : 192.0.0.xxx sampai 223.255.255.xxx
- Jumlah IP : 254 IP address pada tiap kelas C
IP kelas ini dialokasikan untuk jaringan berukuran kecil, yang pada tiap jaringannya terdapat sekitar 256 host.
IP kelas D digunakan sebagai alamat multicast yaitu sejumlah komputer memakai bersama suatu aplikasi. Ciri IP kelas D adalah 4 bit pertamanya 1110. IP kelas E (4 bit pertama 1111) dialokasikan untuk keperluan eksperimental.
Aturan dasar pemilihan Network ID dan Host ID :
- Network ID tidak boleh bernilai 127. Karena Network ID 127 digunakan sebagai alamat loopback yaitu alamat yang digunakan komputer untuk menunjuk dirinya sendiri.
- Network ID dan Host ID tidak boleh seluruhnya bernilai 255 (seluruh bit diset 1). Network ID atau Host ID yang seluruhnya bernilai 255 adalah alamat broadcast jaringan tersebut. Apabila dikirimkan pesan kepada alamat broadcast, maka seluruh host pada jaringan tersebut akan menerima pesan itu.
- Network ID dan Host ID tidak boleh seluruhnya bernilai 0 (seluruh bit diset 0). Alamat IP dengan host id semuanya bernilai 0 diartikan sebagai alamat network yang menunjuk ke jaringan, bukan ke host.
- Host ID harus unik dalam satu network.

Jumat, 11 Maret 2011

MENGEMBALIKAN DATA YANG DISEMBUNYIKAN OLEH VIRUS


Kita dapat menormalkan kembali semua file dan folder yang disembunyikan oleh virus. Untuk mengembalikan file tersebut, caranya:
Hapus virus dengan antivirus yang ada, misalnya: AVG.
Setelah virus terhapus, buka command prompt dengan menekan tombol window+R, lalu ketikcmd. Kemudian ENTER.



Masuk ke folder yang filenya terkena virus. Pada contoh ini, file berada di folder data, drive D. Ketika command prompt muncul, ketik D: lalu enter, kemudian ketik cd data lalu enter untuk masuk ke folder data.



Ketik perintah ATTRIB *.* -s –h –r /s /d lalu enter. Keterangan masing-masing perintah, bisa ditemukan dengan mengetik ATTRIB /? lalu enter.



Semua file dan folder yang disembunyikan akan normal kembali dan dapat kita buka.

SELAMAT MENCOBA<<

Minggu, 12 September 2010

Bedanya Intel Core i3, i5, dan i7

intel dah agak lama merilis processor terbarunya yaitu Intel core i7, kemudian disusul i5 dan i3. Yang perlu diperhatikan nanti Intel ga bakal pake lagi brand core 2 duo dan core 2 quad, sedangkan brand pentium dan celeron bakal dipertahankan. Terus kalo brand centrino mereka bakal pake di produknya yang berbasis Wifi dan Wimax, jadi ga bakal lagi kita nemuin notebook dengan brand Intel Centrino.
Lalu apa perbedaan dari ketiga produk barunya tersebut? Intinya sih core i3 ditujukan buat Entry Level, core i5 buat mid level, kalo core i7 buat High Level. Terus ketiganya bakal ditanam di dekstop maupun notebook. Selain itu, core i5 dan i7 mengadopsi fitur “Intel Turbo Mode Technology” dimana fitur ini akan mematikan core yang tidak dipakai ketika memproses aplikasi yang hanya membutuhkan single thread, ketika memproses aplikasi single thread, processor akan mengoverclock aliran thread data yang berjalan di atasnya sehingga pemrosesan lebih cepat, sedangkan jika memproses aplikasi yang bukan single thread, core tersebut akan hidup kembali.
Berikut deskripsi lebih jelasnya mengenai ketiga produk ini:
Intel Core i7
Core i7 sendiri merupakan processor pertama dengan teknologi “Nehalem”. Nehalem menggunakan platform baru yang betul-betul berbeda dengan generasi sebelumnya. Salah satunya adalah mengintegrasikan chipset MCH langsung di processor, bukan motherboard. Nehalem juga mengganti fungsi FSB menjadi QPI (Quick Path Interconnect) yang lebih revolusioner.
Intel Core i5
Jika Bloomfield adalah codename untuk Core i7 maka Lynnfield adalah codename untuk Core i5. Core i5 adalah seri value dari Core i7 yang akan berjalan di socket baru Intel yaitu socket LGA-1156. Tertarik begitu mendengar kata value ? Tepat ! Core i5 akan dipasarkan dengan harga sekitar US$186.
Kelebihan Core i5 ini adalah ditanamkannya fungsi chipset Northbridge pada inti processor (dikenal dengan nama MCH pada Motherboard). Maka motherboard Core i5 yang akan menggunakan chipset Intel P55 (dikelas mainstream) ini akan terlihat lowong tanpa kehadiran chipset northbridge. Jika Core i7 menggunakan Triple Channel DDR 3, maka di Core i5 hanya menggunakan Dual Channel DDR 3. Penggunaan dayanya juga diturunkan menjadi 95 Watt. Chipset P55 ini mendukung Triple Graphic Cards (3x) dengan 1×16 PCI-E slot dan 2×8 PCI-E slot. Pada Core i5 cache tetap sama, yaitu 8 MB L3 cache.
Intel juga meluncurkan Clarksfield, yaitu Core i5 versi mobile yang ditujukan untuk notebook. Socket yang akan digunakan adalah mPGA-989 dan membutuhkan daya yang terbilang cukup kecil yaitu sebesar 45-55 Watt.
Intel Core i3
Intel Core i3 merupakan varian paling value dibandingkan dua saudaranya yang lain. Processor ini akan mengintegrasikan GPU (Graphics Processing Unit) alias Graphics On-board didalam processornya. Kemampuan grafisnya diklaim sama dengan Intel GMA pada chipset G45. Selain itu Core i3 nantinya menggunakan manufaktur hybrid, inti processor dengan 32nm, sedangkan memory controller/graphics menggunakan 45nm. Code produk Core i3 adalah “Arrandale”. Berikut Tabel Detail mengenai ketiga produk ini:

Urutan Processor Terbaik Untuk Gaming

Tomshardware mengeluarkan daftar pengujian atas kemampuan procesor untuk gaming. Lepas dari mahal tidaknya sebuah processor. Pengujian dilakukan sesuai kemampuan processor untuk gaming.

Di bawah ini list dari tingkat tertinggi dan terendah procesor untuk gaming. Kedua produk dari AMD dan Intel dibuat sesuai kemampuan masing masing. tertinggi ditempatkan posisi atas, dan terendah pada daftar paling bawah :


Rabu, 04 Agustus 2010

Level of Mobility Graphic Card - Tingkatan Kualitas VGA Laptop

Level of Mobility Graphic Card - Tingkatan Kualitas VGA Laptop

Daftar Tingkatan Kualitas VGA Laptop

Berikut ini daftar kelas chip grafis yang biasa terpasang pada laptop.
Level tertinggi disini dikelompokkan pada Grade A, sedang yang terendah pada Grade F.
Grade A
» GeForce GTX 480M SLI *
» Mobility Radeon HD 5870 Crossfire
» GeForce GTX 285M SLI
» GeForce GTX 280M SLI
» Mobility Radeon HD 4870 X2
» GeForce GTX 480M
» GeForce GTX 260M SLI
» GeForce 9800M GTX SLI
» Mobility Radeon HD 5870
» Quadro FX 3800M *
» GeForce GTX 285M
» Mobility Radeon HD 4870
» GeForce GTX 280M
» GeForce 9800M GT SLI
» GeForce 9800M GTS SLI
» Mobility Radeon HD 3870 X2
» GeForce 8800M GTX SLI
» Mobility Radeon HD 3850 X2
» Quadro FX 3700M
» Mobility Radeon HD 4860 *
» FirePro M7740 *
» Mobility Radeon HD 4850
» GeForce GTX 260M
» GeForce 9800M GTX
» Quadro FX 2800M *
» GeForce 9800M GT
» GeForce 8800M GTX
» Quadro FX 3600M
» Mobility Radeon HD 5850 *
» GeForce GTS 360M *
» GeForce GTS 260M *
» GeForce GTS 160M
» GeForce 9800M GTS
» GeForce 9800M GS
» Mobility Radeon HD 5830 *
» Mobility Radeon HD 4830
» GeForce GTS 150M *

Grade B
» GeForce 8800M GTS
» Mobility Radeon HD 5770 *
» Mobility Radeon HD 5750 *
» Mobility Radeon HD 5730 *
» FirePro M5800 *
» Mobility Radeon HD 5650
» GeForce GTS 350M *
» GeForce GTS 250M
» Mobility Radeon HD 4670
» GeForce 9700M GTS
» Quadro FX 2700M
» GeForce GT 335M *
» Quadro FX 1800M *
» Mobility Radeon HD 3870
» Mobility Radeon HD 5165
» Mobility Radeon HD 4650
» GeForce Go 7950 GTX SLI
» GeForce Go 7900 GTX SLI
» Mobility Radeon HD 3850
» GeForce GT 330M
» Quadro FX 880M
» Quadro NVS 5100M
» GeForce GT 240M
» GeForce Go 7950 GTX
» Quadro FX 3500M
» GeForce 8700M GT SLI
» GeForce 9700M GT
» GeForce GT 230M
» GeForce GT 325M
» GeForce Go 7800 GTX SLI
» GeForce 8600M GT SLI
» GeForce Go 7900 GS SLI
» GeForce GT 130M
» GeForce Go 7900 GTX
» Quadro FX 2500M
» GeForce 9650M GT
» GeForce 9650M GS
» GeForce 8700M GT
» Quadro FX 1700M
» Quadro FX 1600M
» GeForce Go 7800 GTX
» GeForce Go 7900 GS
» Quadro NVS 320M
» Quadro FX 1500M
» GeForce 9600M GT
» GeForce GT 220M
» Quadro FX 770M
» GeForce GT 120M
» GeForce GT 320M *
» Mobility Radeon HD 3670
» Mobility FireGL V5725
» Mobility Radeon HD 2600 XT
» Mobility Radeon X1900
» Mobility Radeon X1800XT
» Mobility Radeon X1800
» GeForce Go 6800 Ultra
» GeForce Go 7800
» GeForce 9600M GS
» GeForce 9500M GS
» Mobility Radeon HD 5470 *
» Mobility Radeon HD 2700
» Mobility Radeon HD 3650
» Mobility FireGL V5700
» Mobility Radeon HD 5145
» GeForce 320M *
» Mobility Radeon HD 4570
» Mobility Radeon HD 5450 *
» Quadro FX 570M
» GeForce 8600M GT
» Mobility Radeon HD 2600
» GeForce Go 7600 GT
» Mobility Radeon HD 5430 *

Grade C
» Mobility Radeon HD 560v *
» Mobility Radeon HD 550v *
» GeForce 310M
» Quadro FX 380M
» GeForce G 210M
» Quadro NVS 3100M
» GeForce 9500M G
» GeForce 8600M GS
» Quadro NVS 2100M *
» GeForce Go 7700
» GeForce Go 6800
» Quadro FX Go 1400
» Mobility Radeon X800XT
» Mobility Radeon HD 4550
» Mobility Radeon HD 545v *
» Mobility Radeon HD 4530 *
» Mobility Radeon HD 4350 *
» Mobility Radeon HD 530v *
» Mobility Radeon X1700
» Mobility FireGL V5250
» Mobility Radeon X2500
» GeForce Go 7600
» Quadro NVS 300M
» Mobility Radeon X800
» Mobility Radeon X1600
» Mobility FireGL V5200
» Mobility Radeon 9800
» GeForce Go 6600
» Mobility Radeon X1450
» Mobility Radeon X700
» Mobility FireGL V5000
» GeForce 305M *
» GeForce G 110M
» Mobility Radeon HD 4330 *
» GeForce 8400M GT
» Quadro NVS 140M
» GeForce G 105M
» GeForce 9500M GE *
» GeForce G 103M *
» GeForce G 102M
» GeForce G 205M
» GeForce 9400M (G) / ION (LE)
» ION 2 *
» Mobility Radeon HD 3470 Hybrid X2
» GeForce 9400M GeForceBoost
» Mobility Radeon HD 3470
» GeForce 9300M G
» GeForce 9300M GS
» Quadro FX 370M
» Quadro NVS 160M
» GeForce 9200M GS
» Mobility Radeon HD 3450
» Mobility Radeon HD 3430
» Mobility Radeon HD 3410
» Mobility Radeon HD 2400 XT
» Radeon HD 4270 *
» Radeon HD 4250 *
» Radeon HD 4200
» Graphics Media Accelerator HD Graphics
» Quadro NVS 150M
» Quadro FX 360M
» Mobility Radeon X1350
» Mobility Radeon X1400
» GeForce 9100M G
» GeForce 8400M GS
» Quadro NVS 135M
» Mobility Radeon HD 2400
» Radeon HD 4100 *
» Radeon HD 3200
» Radeon HD 4225 *
» Radeon HD 3100
» GeForce 8400M G
» GeForce 8200M G
» Graphics Media Accelerator (GMA) 4700MHD
» Graphics Media Accelerator (GMA) 4500MHD
» Graphics Media Accelerator (GMA) 4500M
» Quadro NVS 130M
» GeForce Go 7400
» Quadro FX 350M
» Quadro NVS 120M
» GeForce Go 7300
» Quadro NVS 110M
» Mobility Radeon X600
» Mobility FireGL V3200
» Mobility FireGL V3100
» Mobility Radeon X2300
» Mobility Radeon HD 2300
» Mobility Radeon 9700
» Mobility FireGL T2e

Grade D
» Mobility Radeon X1300
» GeForce4 4200 Go
» Mobility Radeon 9600
» Mobility FireGL T2
» Mobility Radeon 9550
» GeForce Go 7200
» GeForce Go 6400
» Mobility Radeon X300
» GeForce Go 6250
» GeForce Go 6200
» GeForce FX Go 5700
» Quadro FX Go 1000
» GeForce FX Go 5600 / 5650

Grade E
» Radeon Xpress X1270
» Radeon Xpress X1250
» Radeon Xpress 1250
» Radeon Xpress X1200
» Graphics Media Accelerator (GMA) X3100
» Radeon Xpress 1150
» GeForce 7150M
» GeForce Go 6150
» GeForce Go 6100
» GeForce 7000M
» Mobility Radeon 9200
» Mobility FireGL 9000
» GeForce FX Go 5200
» Mobility Radeon 9000
» GeForce 4 488 Go
» GeForce 4 460 Go
» GeForce 4 440 Go
» GeForce 4 420 Go
» Graphics Media Accelerator 3150
» Graphics Media Accelerator (GMA) 950
» Mobility Radeon 7500
» Mobility FireGL 7800
» Graphics Media Accelerator (GMA) 900
» Radeon Xpress 200M
» Radeon Xpress 1100

Grade F

» Mirage 3+ 672MX
» Mirage 3 671MX
» Graphics Media Accelerator (GMA) 600 *
» Graphics Media Accelerator (GMA) 500 *
» GeForce 3 Go
» GeForce 2 Go (200 / 100)
» Mobility Radeon 9100 IGP
» Mobility Radeon 9000 IGP
» Mobility Radeon M7
» Mobility Radeon M6
» Mobility Radeon 7000 IGP
» Chrome9 HC
» Extreme Graphics 2
» Radeon IGP 340M
» S3G UniChrome Pro II
» S3G UniChrome Pro
» Mirage 2 M760
» Mirage M661FX
» S3 Graphics ProSavage8
» Castle Rock
» Mobility 128 M3
» SM502 *